Pagi ini, masih lagi aku terjaga, kelopak mata masih bisa diangkat oleh saki baki tenaga yang ada. ku kerling tingkap bilikku yang sedikit terbuka. mencebik sebentar kala terlihat ketidakwujudan satu apa pun penahan di jendela. ku kerling lagi di sekelilingku, masih lagi aku sangkut dengan tugasan yang diberi. aduhh...kenapa susah sangat ni??? kenapa petah bicara ku yang lazim tidak termuntah di atas perisian Word ini...seperti ada yang kurang, itu getus hatiku...apa lagi yang perlu aku rentapkan dari otakku...Ironi sekali, kerana baru saja aku menukar label blog picisan ini, di diskrepsinya ku tulis :"kakiku tak pernah kebas" such arrogance, unfitting to a mere mortal such as me...spertinya ada dilema yang mencucuk2 benakku, satu rasa yang tak bisa aku keluarkan dar asaku.
Nota Undang2 Antarabangsa yang ada di sisiku, ku pandang sepi. Aduuh...apa susah sangat ni??? getus lagi hatiku, mengulangi keluhanku sebentar tadi. sungguh aku sepertinya sukar untuk mengerti apa yang tertulis di kes Libya v Malta, Sulit untuk aku mengerti apa yang diungkap saat penghakiman jatuh kepada si Pembantai Chile-Pinochet.Macbook Whiteku ku biarkan terpasang, saat aku bicara seperti ini, masih lagi aku terpana, dek permasalahan kes Namibia. aku letih... "kakiku tak pernah kebas" huh, such a laughable notion, saat ini,lalu aku bicara pada bulan...kakiku sudah kebas, izinkan aku berehat di tepian...
p/s: everyone needs help, even if he is Spiderman ::Mary-Jane Watson to Peter Parker::Spider Man 3
No comments:
Post a Comment